Lawan Covid 19, Dosen Menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Jum’at 3 April 2020, kondisi kampus sampai saat ini masih terlihat hening dari hiruk pikuk kegiatan efektif belajar mengajar . pasca dikeluarkannya surat edaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan republik Indonesia tentang pembelajaran selama masa darurat pandemi Covid19 yang sudah mewabah disejumlah wilayah tanah air yang kita banggakan. Universitas Madako dalam hal ini, memutuskan suatu kebijakan yaitu melaksanakan rutinitas pekerjaan dari rumah atau “Work from Home” untuk seluruh Dosen dan pegawai administrasi Kampus tak terkecuali seluruh Mahasiwa sebagai bentuk tindakan nyata pencegahan serta upaya memutuskan rantai penularan “Corona Virus Disease 2019” atau yang disingkat Covid19.

Dosen Terapkan Pembelajaran Online

Dalam masa darurat pandemik ini para dosen Universitas Madako dituntut untuk tetap melanjutkan kegiatan perkuliahan dengan cara yang tidak biasa, yaitu dengan mengambil langkah pembelajaran jarak jauh. dengan memanfaatkan koneksi internet dan aplikasi sosial media serta aplikasi E-Learning kegiatan perkuliahan pun tetap bisa dilaksanakan. Meskipun tidak seoptimal jam efektif mengajar seperti biasanya, namun mode pembelajaran seperti ini menghendaki setiap dosen dapat melaksanakan tanggung jawabnya. selain itu, model pembelajaran jarak jauh ini juga mencegah kesempatan untuk bergerombol dan tetap menjaga jarak atau istilah kekiniannya “social distancing” guna mencegah penularan virus.

Penerapan mode pembelajaran jarak jauh ini meskipun dapat dilaksanakan dengan mudah, tapi tentu saja bukan tanpa kendala. justru ada beberapa dosen yang mengalami masalah saat menerapkannya. Ismail; salah satu dosen yang akrab dipanggil ka Mail ini menegaskan ” awalnya beberapa Mahasiswa terlihat belum siap, sehingga pembelajaran menjadi kurang efisien atau cenderung menghabiskan waktu pada tutorial penggunaan aplikasi ketimbang isi pokok pembelajaran, tapi akhir-akhir ini mereka dapat mengerjakan tugasnya dengan baik”. Hal ini dianggap wajar karena situasinya mendadak, sejatinya mode pembelajaran online memang harus membutuhkan persiapan yang mantap dan fasilitas yang memadai. selain itu dukungan koneksi jaringan internet yang baik dan penguasaan penggunaan aplikasi juga sangat dibutuhkan untuk mode pembelajaran jarak jauh semacam ini.

tentunya, masa darurat pandemi semacam ini diharapkan secepatnya berakhir agar semua civitas kampus secara khusus dapat kembali bekerja dengan maksimal. mari kita bantu upaya pemerintah dengan cara mengindahkan semua instruksi dan himbauan yang ada. jaga jarak, jangan bergerombol (social Distancing), jangan membuat garda depan (para perawat) kita kewalahan. Ayo lawan Covid19, dengan cara memutuskan rantai penularan.

Tinggalkan Balasan